Wirahadikusumah Ketua PWI Lampung : Jaga Nama baik dan Kondusifitas Kongres

0
Spread the love

T-Linku.id, Bandung – Rangkaian kegiatan dan perbincangan Kongres ke XXV PWI Pusat di Bandung kian hangat, termasuk bursa calon dan pendukung yang kian intens memperkuat basis kemenangan para kandidat calon. Untuk itu Ketua PWI Lampung, Wirahadikusumah mengimbau agar ratusan peserta dan peninjau asal Lampung yang kini sudah merapat ke Bandung untuk tetap menjaga kondusifitas.

“Kawan-kawan PWI Lampung harus ingat jaga nama baik Lampung, jaga kondusifitas, hindari perbuatan negatif, ” ujar Wirahadikusumah berpesan untuk ratusan anggota PWI Lampung yang sudah berada di Bandung, Senin (25/09/2023).

Imbauan ini dimaksudkan untuk suksesi Kongres PWI ke XXV. Sebagai organisasi pers terbesar dan tertua di Indonesia tentu harus menjadi contoh, artinya semua peserta dan peninjau resmi perwakilan PWI memiliki kewajiban untuk menjaga momen bersejarah ini.

“Kita datang kesini untuk mensukseskan Kongres XXV PWI, soal kontestasi calon ketua umum biarlah berjalan secara demokrasi, gagasan baik, ide baik, itu tentu ada pada semua calon, mari kita kawal bersama kongres ini,” demikian Wirahadikusumah.

Diketahui, Peserta resmi kongres sendiri sebanyak 105 orang, terdiri dari 3 pengurus dari 35 PWI Provinsi. Juga perwakilan dari 4 PWI Provinsi baru, yakni PWI Papua Tengah, PWI Papua Pegunungan, PWI Papua Selatan dan PWI Papua Barat Daya.

Semua peserta merupakan delegasi resmi PWI Provinsi seluruh Indonesia, mereka terdiri dari peserta, undangan dan peninjau untuk menyemarakkan Kongres Pemilihan Ketua Umum PWI Pusat masa bakti 2023-2028 ini. Setiap PWI Provinsi juga diperbolehkan mengirim maksimal 5 peninjau, serta pengurus lainnya sebagai penggembira.

Sementara PWI Lampung diketahui menghadirian 125 anggotanya yang terdiri dari strukstural pengurus provinsi dan PWI Kabupaten/kota yang telah hadir lebih awal untuk menyemarakkan Kongres PWI ke XXV (Red)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *