Tuntutan 6,6 tahun PN Kalianda Putus Terdakwa Kasus Narkoba Golongan I Selama 2,6 tahun, JPU nyatakan Banding

0
Spread the love

T-Linku.id, Kalianda – Hakim Pengadilan Negeri (PN) Kalianda Lampung Selatan dalam amar putusan atas terdakwa Satria Aditama karena terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah turut serta melakukan tindakpidana penyalahguna narkotika golongan 1 bagi diri sendiri dengan menjatuhkan hukuman 2 tahun 6 bulan atas tuntutan Jaksa penuntut Umum (JPU) 6 tahun 6 bulan penjara.

Ryzza Dharma, SH. Hakim Juru Bicara PN Kalianda via whatAppnya saat dihubungi media ini Rabu(29/02/2024) ketika ditanya apa yang meringankan terdakwa dia mengatakan Itu baru amar putusan sedangkan pertimbangannya nanti bisa lihat putusannya setelah inkrah.

“Yang jelas terjadi perbedaan mendasar dari pasal yang digunakan pada tuntutan dan putusan,pada tuntutan penuntut umum menggunakan pasal 114 ayat (1) yang ancaman hukumannya paling singkat 5 tahun,” jelasnya.

Sedangkan imbuhnya, pada putusan majelis hakim menggunakan pasal 127 ayat (1) yang ancaman hukumannya maksimal 4 tahun karena berdasarkan fakta persidangan yang disimpulkan oleh majelis hakim pada perkara tersebut.

“Majelis hakim dalam memutus perkara berpedoman pada surat dakwaan penuntut umum dalam hal ini dakwaan penuntut umum bersifat alternatif yaitu: Alternatif 1: pasal 114 ayat 1 jo 132 ayat 1 kemudian
Alternatif 2: pasal 114 dan Alternatif 3: pasal 127 ayat 1 dan tuntutan tidak menjadi patokan mutlak untuk Majelis Hakim memutus,”tandasnya.

Saat ditanya berapa barang bukti terdakwa dan ada upaya banding dari pihak JPU juru bicara PN kalianda yang murah senyum ini menjawab pihaknya belum tau dikarenakan ini baru putus kemarin ada waktu 7 hari kedepan untuk para pihak menentukan sikap. Menerima putusan atau menyatakan banding.

“Pengajuan upaya hukum oleh para pihak yang berperkara merupakan hak pak ,jika JPU menggunakan Haknya itu memang sudah diatur oleh UU menjadi hak mereka Kalau dari tentang barang bukti dari amar putusan tidak ada sisa narkotikanya pak. Hanya ada alat hisap saja,”pungkasnya.

Sementata pihak JPU Kejari Kalianda Volanda azis saleh SH.,SE.,MH yang juga menjabat sebagai kasi intel ini mengatakan pihaknya akan melakukan upaya banding atas amar putusan tersebut.

“Pihak JPU pikir pikir karena diberikan waktu 7 hari setelah putusan dibacakan dan siang tadi kami sudah menyatakan banding pak,”ujarnya singkat.

Dilangsir dari berita salah satu media online realfaktanews.com Syahroni,SH, kuasa hukum Satria Aditama, bersyukur atas vonis Pengadilan Negeri Kalianda terhadap kliennya. Satria Aditama divonis 2 Tahun 6 bulan dipotong masa tahan, terkait kasus narkoba. (Sabda)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *