Spread the love

T-Linku.id, Kalianda – Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Kabupaten Lampung Selatan menggelar Rapat Kerja Daerah, Selasa (18/07/2023).

Bertempat di Aula Sebesi Kantor TP PKK Kabupaten Lampung Selatan, kegiatan itu diisi oleh pemberian materi dari para Narasumber dari Otoritas Jasa Keuangan, Bursa Efek Indonesia, Pemerhati Perempuan dan Anak Provinsi Lampung, Badan Narkotika Nasional juga Kepala OPD terkait.

Kegiatan itu diikuti sebanyak 413 orang yang terdiri dari Pengurus TP PKK Kabupaten, Ketua dan Pengurus TP PKK Kecamatan, Ketua dan Pengurus TP PKK Kelurahan dan Desa se Kabupaten Lampung Selatan.

Ketua Pelaksana Kegiatan Kristi Endrawati menyampaikan, tujuan diselenggarakannya Rakerda ini adalah untuk tersusunnya program kerja TP PKK tahun 2023 yang selaras dengan hasil Rakernas, Rakerda TP PKK Provinsi, dan Rakerda tingkat Kabupaten sampai dengan tingkat Kecamatan dan Desa.

“Tujuan kegiatan ini adalah untuk tersusunnya program kerja TP PKK tahun 2023 yang selaras dengan hasil Rakernas, Rakerda TP PKK Provinsi, Kabupaten sampai Kecamatan juga Desa,” kata Kristi.

Dirinya menambahkan kegiatan ini juga untuk meningkatkan pengetahuan pengurus dan anggota TP PKK tentang pengelolaan saham sampai ketingkat Desa, Pola asuh anak dan remaja, Pencegahan dan penyalahgunaan NAPZA yang diberikan oleh para narasumber.

“Kegiatan ini juga diisi dengan pemberian materi tentang pengelolaan saham sampai ketingkat Desa, Pola asuh anak dan remaja, Pencegahan dan penyalahgunaan NAPZA dari para narasumber terkait,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua TP PKK Kabupaten Lampung Selatan Winarni Nanang Ermanto dalam arahannya mengatakan ada gambaran tantangan TP. PKK saat ini yang kategorikan menjadi dua, yaitu tantangan keluarga Indonesia saat ini, yang juga menjadi cermin kondisi keluarga di Lampung Selatan dan tantangan kelembagaan TP PKK.

“Saat ini tantangan di TP PKK ada dua kategori yaitu tantangan keluarga Indonesia saat ini, yang juga menjadi cermin kondisi keluarga di Lampung Selatan dan tantangan kelembagaan TP PKK,” ujarnya.

Winarni mengungkapkan, tantangan tersbut adalah Tantangan Era Digitalisasi,Tantangan Kesehatan dan gizi, Tantangan Ekonomi, Tantangan Perubahan iklim dan KebencanaanSelaku ketua TP PKK dirinya meminta kepada PKK Kecamatan dan Desa membentuk dasawisma di semua RT dan dimaksimalkan agar program PKK bisa tersampaikan dengan baik di tingkat keluarga di seluruh Desa.

“Tolong bu ketua kecamatan juga Desa, Dasawisma ini dibentuk dan dimaksimalkan di semua RT di Desanya biar program kita ini bisa sampai ke tingkat Keluarga,” ucap Winarni.

Dirinya menambahkan apa yang disampaikan oleh para narasumber pada kegiatan ini bisa diserap dan dimengerti untuk disampaikan kembali kepada PKK ditingkat Desa sampai ke tingkat keluarga.

“Apa yang disampaikan oleh para narasumber pada acara ini saya harap bisa diserap dan dimengerti untuk diaplikasikan kepada PKK Desa sampai ke keluarga,” ujar Winarni.

Dalam arahannya Winarni juga menyampaikan terkait pelaksanaan JUMBARA Nasional PMR ke IX dimana Lampung Selatan menjadi tuan rumah dalam gelaran event Nasional tersebut.

Menurutnya, kita harus berbangga dan bersyukur lewat event tersebut Lampung Selatan bisa dikenal lebih luas bahkan ke manca negara, dan juga mendapatkan pujian dari Pemerintah dan PMI Pusat sebagai penyelenggara JUMBARA terbaik.

“Kita harus bangga karena Lampung Selatan dinilai baik dalam menjadi Tuan Rumah Penyelenggaraan JUMBARA PMR baik dari PMI Pusat dan Pemerintah Pusat,” ungkapnya.

Dalam arahannya Winarni juga mengatakan Lampung Selatan mempunyai progran yaitu proyek Cetak Generasi Unggul Lampung Selatan untuk Indonesia Maju dengan Inovasi Swasembada WC, Swasembada Gizi, Swasembada Sekolah juga Swasembada Rumah Layak Huni.

Diakhir sambutannya Winarni berharap Rakerda ini dapat dijadikan sebagai wadah musyawarah dalam rangka meningkatkan peran TP. PKK dalam mewujudkan keluarga yang Tangguh dan sejahtera dan penyelenggaraan program yang akan dilakukan pada tahun 2024 harus dapat lebih menyentuh langsung kepada keluarga, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas lagi kepada keluarga.

“Saya berharap Rakerda ini dapat dijadikan sebagai wadah musyawarah dalam rangka meningkatkan peran TP. PKK dalam mewujudkan keluarga yang Tangguh dan sejahtera dan program yang akan dilakukan pada tahun depan harus dapat lebih menyentuh langsung kepada keluarga, sehingga manfaatnya dapat dirasakan secara lebih luas lagi kepada keluarga,” pungkasnya. (*)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *