M. Darmawan : Kami Terima Saran , Kritik dan Masukan Tentang Tugu Pancasila demi Kemajuan Lampung Selatan

0
Spread the love

T-Linku.id, Kalianda – Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Lampung Selatan (Lamsel) memberikan penjelasan tentang logo Kabupaten Lampung Selatan di Bundaran Pancasila Kalianda yang dianggap tidak sesuai dengan Perda Lamsel Nomor 23 Tahun 2011.

Saat dikonfirmasi, Kadis Pariwisata dan Kebudayaan Lamsel, M. Darmawan, menjelaskan bahwa pihaknya terus melakukan perbaikan,dan dirinya juga mengucapkan terimakasih atas saran dan kritik dari kalangan lainnya demi kemajuan Bumi Khagom Mufakat.

“Saat ini kami masih terus melakukan perbaikan, untuk warna biru yang belum terpasang itu masih kami pikirkan cara pemasangannya, karena itu tidak mudah dan butuh cara khusus, maka dari itu logo Lampung Selatan yang sekarang ini belum ada warna biru muda dan biru tuanya” ujarnya.

“Pembuatan logo itu juga belum selesai, saat ini kami masih mencari solusi untuk air mancurnya, beberapa hari yang lalu kita sudah uji coba dan masih ada yang harus diperbaiki. Kami berterima kasih atas masukan dan sarannya kepada semua elemen masyarakat demi kemajuan serta keindahan Kota Kalianda yang sebagai Ibukotanya Kabupaten Lampung Selatan, artinya ini masih tahap pengerjaan dan belum selesai” pungkasnya.

Terpisah, mewakili Sai Batin Lima Marga, Pangeran Tihang Marga Sai Batin Marga Legun, Azhar Marzuki menjelaskan bahwa dalam pembuatan bundaran Pancasila atau bundaran Lamsel tersebut telah melibatkan pemangku adat.

“Alhamdulillah pertama dulu sudah dibahas dan disampaikan, serta mereka minta izin untuk pembuatan tugu Lamsel, kita menyambut baik dan selagi pembangunan dan program dari pemkab lamsel ditujukan untuk masyarakat dan ada kepentingan untuk masyarakat Lamsel khususnya” jelasnya.

“Kalau masalah simbol itu menurut kami sudah mewakili adat yang ada di Bumi Khagom Mufakat dimana lambang siger 7 lekukan yang menjelaskan bahwa di bumi Lampung ada dua jurai yakni sai batin dan pepadun. Lamsel mayoritas adatnya masuk ke dalam sai batin” pungkasnya.

Selain itu, dirinya juga mensupport pembangunan lainnya dimana nantinya ada Tugu Pengantin sebagai simbol persatuan.

Disisi lainnya, adanya tugu berlambang Pancasila dan Bumi Khagom Mufakat tersebut menjadi icon baru bagi masyarakat Kalianda dan sekitarnya.

Dimana setiap malam minggu, dihadirkan live musik, selain itu tugu tersebut menjadi lokasi berswafoto oleh masyarakat dan kalangan milenial. Gambar yang ditampilkan pun merupakan tugu 360 derajat yang dengan indah menjadi lokasi tongkrongan baru bagi kalangan muda-mudi.(Sabda-J)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *