Spread the love

T-Linku.id, Kalianda – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Lampung Selatan bersama TNI/Polri melakukan monitoring ke sejumlah tempat wisata pantai di Kecamatan Kalianda, pada Selasa (26/12/2023).

Pada monitoring kali ini, tim mengunjungi destinasi wisata Bagus Beach, Aruna Beach, M.Beach dan Star Light Cabin. Sebelumnya, pada Kamis (21/12), tim telah melakukan imbauan ke Pantai Kedu, Pantai Pelangi Indah, Pantai Kalianda Beach, dan Pantai Kedu Warna.

Pada kesempatan itu, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan Lampung Selatan, M. Sefri Masdian menyampaikan, maksud dan tujuan tim Kabupaten Lampung Selatan melakukan monitoring ke sejumlah tempat wisata yang ada di seputaran Kalianda.

Sefri menjelaskan, tujuan dari monitoring tersebut adalah guna memastikan kesiapan pengelola wisata pantai akan fasilitas yang tersedia. Sehingga, keamanan dan kenyamanan para pengunjung dapat terjamin dengan baik.

“Ini kan sudah liburan anak sekolah ditambah juga ada cuti bersama dalam rangka peringatan Natal dan masuki pergantian tahun dari 2023 menuju tahun 2024. Masyarakat banyak yang melepas penat atau sekedar berlibur, dan pantai menjadi salah satu kunjungan wisata paling favorite,” terang Sefri kepada pengelola pantai.

“Oleh karenanya kami hadir disini, saya bersama Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesra, ibu Intji serta Kadis Pariwisata, ibu Kurnia yang akrab di sapa Nunun, ingin memastikan kesiapan para pengelola wisata dalam memberikan pelayanan terbaik kepada para pengunjung atau wisatawan,” tambah Sefri.

Sementara itu, Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setdakab Lamsel, Intji Indriati mengatakan, dengan adanya monitoring ini Pemkab Lampung Selatan bisa melihat secara langsung situasi dan kondisi wisata pantai saat menghadapi pengunjung yang membeludak saat libur panjang nataru.

“Kemudian kami juga berdiskusi dan menerima masukan dari pemilik wisata terkait sinergitas antara pemda dan pemilik objek wisata untuk pembangunan wisata Lampung Selatan pada masa yang akan datang,” ujar Intji.

“Membuat banner peringatan dilarang berenang diluar pembatas, menyiapkan lifeguard pada wisata air atau pantai, serta menyiapkan fasiltas keselamatan di tempat wisata seperti yang telah diimbau oleh Dinas Damkar dan Penyelamatan dan Dinas Pariwisata,” imbuhnya.

Hal senada juga disampaikan Plt. Kepala Dinas Pariwisata Lampung Selatan, Kurnia Oktaviani. Dirinya mengatakan, pihaknya telah memberikan surat imbauan ke beberapa destinasi wisata, untuk membuat banner dilarang mandi, menyediakan lifeguard, tidak menjual minuman beralkohol.

“Kami telah mengirimkan surat imbauan, termasuk pantai bagus, aruna, dan mb beach yang hari ini di kunjungi. Dengan kedatangan kami, ingin melihat langsung apakah sudah sesuai surat imbauan. kami juga ingin berinteraksi dan mendengar langsung pendapat pengunjung, serta berdiskusi dengan pengelola wisata,” ungkapnya.

Sementara itu, Rustam, penjaga destinasi wisata Bagus Beach menyatakan, selain fasilitas pada umumnya pihak pantai juga telah menyiapkan petugas tambahan untuk memantau pengunjung pada libur Nataru tahun 2023.

“Kami juga menyiapkan petugas sebanyak 2 orang yang senantiasa memantau para pengunjung, terutama yang bermain di bibir pantai,” katanya.

Kemudian, Manager MBeach, Abing menjelaskan kenyamanan dan keamanan pengunjung menjadi prioritas utama. Dirinya juga menjelaskan fasilitas yang ada, seperti play ground, glamping, spot foto, sewa ban, serta pondokan UMKM sebanyak 8 tenan yang dikelola oleh warga sekitar.

“Di pantai MBeach bisa berenang sampai dengan garis pembatas yang sudah kami pasang. Pantai MBeach bukan pantai pantai lepas, tapi ada teluk di depannya, sehingga ombaknya landai, tidak besar,” jelas Abing.

“Tapi tidak boleh juga berenang hingga ke tengah, berbahaya. Kami juga selalu menyiapkan dua orang petugas untuk mengawasi pengunjung, terutama yang sedang mandi dilaut,” tambah Abing.

Abing mengungkapkan, pada libur nataru tahun ini terdapat sekitar 700 pengunjung setiap harinya. Pengunjung berasal dari berbagai daerah, Lampung Selatan, Bandar Lampung, Metro, Palembang, Jakarta dan beberapa daerah lainnya.

“Disebelah sana ada juga pantai Star Light Cabin. Bagi pengunjung atau wisatawan yang ingin bermalam sudah disediakan 18 kamar dengan harga terjangkau,” ungkapnya. (Kf)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *